Keberhasilan menginstal ubuntu 9.04 di laptop kesayangan saya, membuka mata saya bahwa ternyata linux masih berjodoh dengan laptop axioo TVW, yang menurut beberapa forum dan blog yang sempat saya baca, tidak linux friendly karena chipset SIS 671 yang tertanam di dalamnya. Meski harus sedikit berkeringat dan mengernyitkan dahi agar distro linux bisa jalan di laptop ini, akhirnya saya bisa mencicipi beberapa distro linux untuk mencari distro linux yang cocok untuk pemula seperti saya dan yang jelas, sesuai dengan kebutuhan saya.
Distro linux yang sudah sempat saya coba hingga saat ini adalah: ubuntu 9.04, kubuntu, mandriva 2009, Linuxmint 7, Linuxmint 7 KDE RC1, PCLinuxOS 2009.2, dan Fedora 11. Agak serakah memang, tapi demi sedikit mengobati rasa penasaran saya terhadap pinguin gendut ini, apa salahnya? hehehe..
Berikut ini, beberapa cara mengatasi blank screen pada saat booting linux yang saya pakai pada saat mencoba distro linux diatas. Pada dasarnya caranya sama, yaitu dengan menambah parameter tambahan pada boot option.
- Ubuntu dan kubuntu. Boot option yang perlu ditambahkan adalah noapic dan nolapic.
- Linuxmint 7 dan Linuxmint 7 KDE, karena merupakan turunan dari Ubuntu, parameter yang dipakai masih sama, yaitu noapic dan nolapic.
- Fedora 11. Boot option yang perlu ditambahkan yaitu noapic, nolapic, acpi=off atau acpi=ht dan vga=788
- Mandriva. Boot option yang perlu ditambahkan: noapic dan nolapic
- PCLinuxOS. Meskipun turunan dari Mandriva, ternyata selain perlu ditambahkan noapic dan nolapic, ternyata perlu ditambah dengan acpi=off atau acpi=ht.
Yang sempat bikin kepala semakin puyeng dan utek buntu yaitu Mandriva. Proses booting terhenti di tengah jalan, blank screen lagi. Setelah baca sama baca sini, bahkan sampai lupa baca dimana kekekek.. akhirnya ketemu juga titik terangnya. Untuk mengatasi blank screen mandriva 2009, tekan alt+F2. Setelah itu muncul prompt login. Ternyata, VGA SIS yang terdeteksi tidak didukung oleh driver yang sudah ada, jadi harus ngalah terlebih dahulu, menggunakan driver vesa.
Untuk mengubah drivernya ke vesa, terlebih dahulu harus login sebagai root dan menjalankan drakx11. Maka saya ketik root lalu enter sehingga muncul root@localhost. Ketik drakx11 sehingga muncul dialog untuk memilih driver VGA yang mau digunakan. Pilih resolusi yang akan digunakan lalu coba tes, apakah konfigurasi tersebut jalan. Setelah mencoba-coba, ternyata saya sementara harus puas dengan driver XOrg | Vesa.
Untuk melanjutkan proses booting, ketik service -f dm. Tampilan mandriva 2009 yang cantik itupun akhirnya muncul di layar lepi
Berita yang cukup membesarkan hati adalah, pada update terbaru mandriva, mandriva sudah menyediakan driver VGA SIS 671 yang cocok untuk leptop saya, sehingga untuk versi selanjutnya, semoga saya tidak perlu serepot sekarang untuk mencicipi mandriva. hehehe..
Dan sepertinya, driver ini juga sudah terintegrasi di PCLinuxOS 2009.2 karena VGA saya tidak terlalu bermasalah ketika mencoba distro ini.
Setelah mencoba-coba, akhirnya saya jatuh cinta pada ubuntu rasa mint, LinuxMint.

Sebagai turunan ubuntu, linuxmint mempunyai mewarisi fasilitas dan kemudahan ubuntu. Selain itu, ada beberapa kemudahan yang sangat membantu saya, diantaranya yaitu:
- Dukungan terhadap file-file multimedia yang sering kita pakai, sehingga kita tidak perlu repot mendownload codex mp3, misalnya. Ini sangat membantu, terutama untuk pengguna yang tidak mempunyai sambungan internet.
- Sudah terinstal nautilus. Salah satu scriptnya yang menarik menurut saya adalah open as root. Skrip ini sangat membantu pada saat mengedit file-file yang ada file system yang nota bene harus diedit menggunakan akun root. Cukup dengan klik kanan folder yang akan kita edit, lalu klik open as root, maka folder ini akan terbuka dan bisa kita acak-acak layaknya kita login as root.
- Tampilan yang segar dan mirip dengan windows, sehingga memperhalus perpindahan dari windows ke linux.
Dan masih banyak lagi fasilitas-fasilitas yang lain yang belum saya tahu dan belum berani saya tuliskan karena takut salah hehehe.. maklum, saya juga masih pengguna pemula.. so silakan berbagi pengalaman anda di kotak komentar. Matur nuwun.
Search Terms:
distro linux untuk pemula, memilih distro linux, perbandingan distro linux, linux yang cocok untuk pemula, linux yang cocok untuk laptop, tips memilih distro linux, linux paling cantik, distro linux yang cocok untuk pemula, linux yang cocok untuk laptop axioo, linux yang cocok untuk vga sis, distro linux pemula, linux terbaik untuk laptop, distro linux paling cantik, distro linux untuk laptop, distro linux yang paling cantik, beberapa distro linux, linux yang paling cantik, linux yang paling, muncul login saat booting linux, linux apa yang cocok bagi pemulaTags : belajar linux







8 Responses
ami
July 14th, 2009 at 11:35 pm
1mateng aku, kok sajak anguel ngono yo. dadi awang2en ki :(
Pradna
July 14th, 2009 at 11:43 pm
2Linux Mint pancen semriwiiing…
karena ke-friendly-annya tahta Ubuntu di distrowatch (kl gak salah baca lagi), susah digeser dari top class. Kalopun bergeser paling cuma sebentar.
Makanya, turunan ubuntu disamping mengadopsi kemudahan2 induknya, juga melengkapi dengan software2 terkini yang bikin semakin nyaman.
Andy MSE
July 14th, 2009 at 11:55 pm
3top markotop… babeh memang oyeeeeee…
senoaji
July 15th, 2009 at 1:12 am
4pingiiinnn.. :(
Mahendrattunggadewa
July 15th, 2009 at 1:20 am
5tambah ora sempat ngeblog karo ngeplurk…
saben dino mung ngoprek linux dan gerombolannya…
aku tak meguru nang Kroya waelah…
Memilih Distro Linux yang Paling Cocok untuk Laptop Axioo « Linuxperiences
August 10th, 2009 at 4:58 pm
6[...] linux bisa jalan di laptop ini, akhirnya saya bisa mencicipi beberapa distro linux untuk mencari distro linux yang cocok untuk pemula seperti saya dan yang jelas, sesuai dengan kebutuhan [...]
budiarno
August 21st, 2009 at 9:02 am
7liveCD nya ada gak ya di InfoLinux yg telah terbit? kepengen nyoba juga Linux rasa Mint ini…
pipi
June 9th, 2010 at 6:58 pm
8kalo kapasitas ram 382 mb cocok pake distro yg mana ya .???
maklum newbie :P